Home » » Mobnas Murah Di Segmen Rp. 30 jutaan

Mobnas Murah Di Segmen Rp. 30 jutaan

Written By Redaksi on Sunday, October 28, 2012 | 7:28 AM

BLOG | Mobil murah nasional atau mobnas murah masih mempunyai segmen dan pasar di Indonesia. Walaupun beberapa produsen mobil Jepang berusaha mengganggu pasar mobnas degan Agya, Ayla, Mirage dan lain sebagainya.

Tapi karena mobil-mobil murah ala Jepang itu dibanderol seharga 100 jutaan, pasar mobnas masih belum tersentuh sepenuhnya. Produsen mobnas masih mempunyai celah untuk menampilkan teknologi mobnas yang paling mutakhir dengan harga yang terjangkau.

Berikut itu pangsa pasar mobnas

1. Untuk pangsa pasar seharga 30 jutaan. Mobnas dalam kategori ini dapat diisi oleh produsen Mobnas Arina, Kancil, City Car ala PT DI dan Tata Nano yang bakal hadir di Indonesia

a. Arina. Mobnas ini merupakan pilihan mobil keluarga yang sangat pantas untuk mengelola segmen pasar dengan harga tiga puluh jutaan.Mobil nasional (mobnas) berharga murah dan hemat energi bakal segera meluncur di jalan dalam negerinya. Tadinya, pemerintah memperkirakan mobnas baru akan diluncurkan setidaknya tiga tahun ke depan. Ternyata, salah satu prototipe mobnas yakni Arina melalui produsennya, PT Wahana Cipta- bakal meramaikan pasar otomotif dalam negeri mulai pertengahan tahun depan.

Arina merupakan satu dari empat mobnas yang telah dibuat prototipenya saat ini. Ketiga yang lainnya adalah Gea, Tawon dan Komodo. Kepastian produksi Arina setelah, ada investor lokal yang bersedia mendanai mobnas ini.Setelah pembuatan prototipe, tahapan analisa pasar pun sudah mulai dilakukan produsen. "Saat ini sudah ada investor lokal, namanya belum bisa di sebut. Kami menyasar pada segmen pengendara motor yang ingin naik level ke mobil,”kata Direktur Teknik Pengembangan Teknologi PT Wahana Cipta Widya Aryadi, kemarin.

Masuknya investor lokal ini yang membuat Wahana Cipta yakin untuk mempercepat proses produksi Arina. Setelah memperkenalkan prototipe Arina selama ini, salah satunya melalui ajang Pameran Produksi Indonesia (PPI). Rencananya, Arina bakal dilego dengan harga sangat murah, hanya Rp 30 juta per unit. Dan pertengahan tahun depan Arena akan sudah masuk ke pasar komersil.

Selain itu, Wahana Cipta berencana memasarkan beberapa pilihan produk ke konsumen, antara lain Arina dengan kapasitas mesin 150 cc, 200 cc, dan 250 cc.

Pabrik produksi Arinan akan berlokasi di Kawasan Industri Terboyo Semarang (KITS) Jawa Tengah. Pabrik ini berkapasitas produksi sebesar 60 unit per hari atau sekitar 20.000 unit per tahun. Produk ini nantinya diluncurkan dalam dua spesifikasi yakni berpenumpang dua kursi duduk dan empat kursi duduk. Jenis mobil Arina masuk kelas hatchback dengan tingkat kandungan lokal di atas 90%.

Langkah memasuki proses produksi, Wahana Cipta tengah memproses pembentukan badan usaha baru PT Arena Motor. Sedangkan upaya mempermulus pemasaran, produsen memiliki komitmen jaringan atas bantuan Asosiasi Karoseri Indonesia (Askrindo). Telah ada empat daerah yang bakal menjadipenetrasi pasar. Yakni, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain itu, produsen menggunakan sistem franchise alias wara laba. Strategi ini pun sudah membuahkan hasil. Buktinya, 400 peminat telah terdaftar. "Ada beberapa mitra potensial untuk membangun jaringan antara lain, Bali, Kalimantan, Sumatera, dan Batam. Untuk franchise fee pusat perakitan baru, kira-kira butuh dana sekitar Rp 20 miliar diluar tanah dan bangunan,”jelasnya.

Produsen berharap dukungan pemerintah. Misalkan, terkait kebijakan keringanan pajak yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No 62 Tahun 2008 tentang insentif Pajak Penghasilan (PPh) untuk industri tertentu dan atau investasi di wilayah tertentu sebesar 30% selama enam tahun. Selain itu, meminta pemerintah lebih mengutamakan merek asli dalam negeri dalam perhitungan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sebuah produk.

Selain itu, dukungan menyangkut hak kekayaan intelektual (HAKI). Produsen lokal berharap ada penghargaan pemerintah untuk merek lokal sehingga memicu kreativitas baru.“Jangan hanya lisensi asing, tapi harus bisa menghargai hasil pemikiran kita dengan hasil rancang bangun asli Indonesia,”pintanya.

Mobnas Arina ini bukan sebuah konsep murahan. Konsep ini sudah dipakai di Inggris dengan nama Murray T25. Mobil buatan Gordon Murray ini disebut-sebut sebagai city car paling revolusioner. Lihat saja, lebih kecil dari Fortwo dan Toyota IQ, tetapi sekilas juga mirip dengan mobnas Arina buatan Universitas Negeri Semarang.

City car asal Inggris bernama lengkap Murray T25 ini hanya berkapasitas 3 penumpang, dengan kursi pengemudi berada ditengah, dan dua kursi penumpang dikanan-kirinya dengan posisi sedikit ke belakang.

Produsen mobnas Arina hanya perlu mampu untuk melakukan kerjasama denan produsen-produsen mobnas lainnya. Diyakini mobol ini akan laku keras khususnya untuk digunakan oleh mereka yang tinggak di gang-gang.
Sebagaimana mobil moderen, mobnas Arina ini hanya pelu desain yang lebih mantap agardaat dipercaya konsumen Indonesia. Bila mobil-mobil asing penuh dengan inovasi teknologi dan style, maka mobnas pun harus begitu bukan?


b. Mobnas Kancil juga menyasar pasar dengan harga Rp. 30 jutaan. Produk kancil sudah teruji bertahun-tahun di jalan-jalan Jakarta sebagai kompetitor Bajaj. Dengan perubahan desain yang lebih bagus, dan juga modernisasi teknologinya, mobnas kancil bakal dapat meraup kepercayaan masyarakat. Disayangkan dalam persaingan melawan Bajaj, mobnas kancil dijelaskan para supir-supirnya tidak menyediakan after sales services. Padahal hal itu merupakan bentuk pelayanan yang wajib tersedia, khususnya dalam pengadaan suku cadang.

Menurut Kresna Didjaya, Corporate Secretary PT Kurnia Abadi Niaga Citra Indah Lestari, selaku produsen mobil Kancil, seperti dikutip dari  Tempo News Room  Saat ini, kata Kresna, mobil tersebut sudah mulai digunakan oleh perseorangan dengan menggunakan nomor polisi berwarna hitam. "Kalau ada yang mau menggunakan sebagai kendaraan pribadi, monggo (silakan)," kata Kresna.

Menurut Kresna, pihaknya memang hanya menjual mobil itu dalam keadaan kosong atau tanpa izin dengan harga Rp 32,5 juta. Izin penggunaan mobil dengan kapasitas mesin 400 CC tersebut sebagai kendaraan pribadi selama ini diurus sendiri oleh konsumen atau melalui pihak distributor.

Kresna mengakui, minat perseorangan terhadap mobil Kancil memang cukup tinggi. "Mereka tertarik dengan bentuknya yang lucu," ujarnya.

Namun, sebagian besar peminat menuntut mobil tersebut dilengkapi dengan AC atau memiliki kenyamanan seperti mobil mewah. Hal itu, kata Kresna, akan sulit diakomodasikan karena pada awalnya Kancil tidak dirancang sebagai mobil pribadi, tetapi sebagai kendaraan niaga atau kendaraan umum. "Kancil sendiri kan merupakan kependekan dari Kendaraan Angkutan Niaga Cilik Irit Lincah," ujar Kresna.


Deskripsi Mobil Kancil


KANCIL = Kendaraan Angkutan Niaga Cilik Irit Lincah Kendaraan angkutan umum / niaga, angkutan lingkungan jarak dekat dengan konsep AMAN, NYAMAN, RAMAH LINGKUNGAN, TERJANGKAU, dan MENGHASILKAN (Produktif). - Kendaraan kecil (Micro Car) 4 roda untuk digunakan di lingkungan perkotaan dan perdesaan - Berat kendaraan maksimum (GVW) sebesar 850 kg - Untuk 5 penumpang termasuk pengemudi dan barang - Dapat digunakan juga sebagai kendaraan serba guna untuk jarak dekat - Dirancang dan dikembangkan sendiri oleh putra-putra bangsa Indonesia sebagai Produk Anak Bangsa - Body Fiberglass (FRP) lebih ringan, mudah diperbaiki dan tidak berkarat - Dapat sebagai sarana wirausaha, memberikan sarana bagi rakyat kecil untuk berusaha

SPESIFIKASI CHASSIS 


1. Mesin: 4 langkah, 1 silinder 
2. Kapasitas: 250cc 
3. Diameter x langkah: 67x65mm 
4. Daya maksimum: 11,5 kW / 6500 rpm 
5. Torsi maksimum: 17,5 NM / 5500 rpm 
6. Putaran Maksimum: 7000 rpm 
7. Pengapian: DC-CDI 
8. Sistem Pelumasan: Pompa Oli 
9. Jenis Pelumas: SAE 30 - SE (1,2 ltr) 
10. Starter: Electrik 
11. Transmisi: Manual 5 percepatan dan 1 mundur 
12. Pola Pengoperan gigi: N-1-2-3-4-5-N dan Gigi 1 mundur 
13. Kemudi: Recirculating Ball 
14. Suspensi depan: Mac Pherson Strut 
15. Suspensi Belakang: Gandar Kaku, Trailing Arm, Shock absorber hidrolik dgn Coil Spring, Stabilizer 16. Gandar Belakang: Transaxle differential dgn gigi mundur 1
7. Rem: Drum, Hidrolik 2 circuit 
18. Ukuran Ban: 4,5 - 12 - 8PLT Kapasitas Tangki: 10 liter bensin murni dan atau CNG setara 20ltr

PERFORMANCE 


1. Kecepatan maksimum: 70 km/jam 
2. Daya tanjak: 26 derajat 3. Radius Putar: 3,5 m


Kancil (singkatan dari Kendaraan Niaga Cilik Irit Lincah) merupakan merek dagang terdaftar dari sebuah kendaraan angkutan bermotor roda empat yang didisain, diproduksi dan dipasarkan oleh PT. KANCIL (singkatan dari Karunia Abadi Niaga Citra Indah Lestari). Pernah diharapkan sebagai pengganti (peremajaan) bajaj dan bemo karena keduanya tidak diizinkan untuk bertambah jumlahnya atau diproduksi di wilayah Jakarta.

Mobil kancil direncanakan, dirancang, didisain, dan dikembangkan dengan beberapa komponen yang dikembangkan bersama berbagai industri komponen dalam dan luar negeri, dan Politeknik Mekanik Swiss (sekarang POLMAN) Bandung untuk sistem Front knuckle arm. Verifikasi dan pengujian konstruksi dilakukan di Laboratorium Dinamika Pusat Antar Universitas, Institut Teknologi Bandung.

Mesin dibuat oleh Fuji Heavy Industries, pabrikan pembuat mobil Subaru, Jepang. Rear Axle dibuat oleh Fuji Machinery, juga dari Jepang. Transmisi otomatis (CVT, Torque Converter) dibuat oleh Huffco-Comet, Amerika Serikat. Sedangkan panel fiberglass body dibuat oleh PT. Induro, Tangerang.

Mobil KANCIL memenuhi syarat layak jalan dari Departemen Perhubungan setelah memenuhi dan melalui beberapa syarat pengujian. Begitu juga wewenang untuk membuat Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) dimiliki oleh PT. KANCIL. NIK (dalam bahasa Inggris: Vehicle Identification Number) sangat penting untuk dapat diakui oleh instansi kepolisian sebagai dasar pembuatan BPKB dan STNK.

Bila proyek BPPT dalam menyediakan mesin rusnas, buatan dalam negeri, maka mobil Kancil dapat menjadi mobnas sejati untuk memperebutkan hati konsumen Indonesia.

c. Mobas City Car PT DI

Mobnas ini juga masuk dalam segmen Rp. 30 jutaan buatan IPTN yang sekarang menjadi PT DI. Perusahaan embuat pesawat terbang ini dapat bekerjasama dengan produsen mobnas lainnya untuk produksi massal maupun distribusinya. PT DI dalam melakukannya dnegan joint venture dan sistem lain yang dianggap menguntungkan. Keuntungan dari produksi city car ini mungkin saja dalam disalurkan untuk mensubsidi PT DI yang selama ini belum menguntungkan sepeserpun.

PT Di harus membuktikan kepada bangsa dan negara dan dana yang dipakai lembaga ini selama ini yang merupakan hasil dari iuran pajak rakyat dapat berguna untuk mendukung para sarjana-sarjana briliyan di PT DI. 

d. Tata Nano

Salah satu pesaing mobnas di segmen city car adalah Tata Nano yang sudah mulai masuk ke Indonesia. Walaupun begitu perusahaan Tata yang masuk ke Indonesia memilih untuk bermain dengan menjual mobil ini yang harganya hanya Rp. 23 juta di negaranya menjadi sekitar Rp. 80 - 100 juta. Ini peru diapresiasi agar pangsa pasar 30 jutaan tidak digerogoti oleh mereka.

Namun perlu juga diimbau agar Tata tidak melulu mengambil profit. Mereka juga diharapkan masuk ke segmen pasar 30 jutaan ini dengan harapan persaingan akan ketat dan produsen-produsen mobnas mau dengan baik hati merview kembali desain dan teknologi mobil mereka. Diharapkan kompetisi yang ketat di segmen ini akan menghasilkan produk yang mempunyai daya jual dan pro konsumen.

e. Sebenarnya ada lagi pesaing utama mobil murah di segmen ini. Yakni mobil micro buatan Sri Langka. Mengingat orang Indonesia sangat getol dan mupeng dengan produk-produk luar negeri, para perusahaan Indonesia dapat saja mengimpor mobil ini dari Srilangka. Mana tahu banyak pembelinya





Share this article :

+ comments + 5 comments

February 26, 2014 at 7:59 PM

nice share. nice post. semoga bermanfaat bagi kita semua :)
keep update!suspensi mobil

March 3, 2014 at 8:10 PM

terima kasih atas informasinya..
semoga dapat bermanfaat bagi kita semua :) Mobil kuat

March 10, 2014 at 2:11 AM

terima kasih atas informasinya..
kunjungi juga website kami Mobil Murah Toyota

sukses selalu

March 26, 2014 at 12:22 AM

Jangan berhenti untuk terus berkarya, semoga

kesuksesan senantiasa menyertai kita semua.
keep update!mobil baru honda

April 3, 2014 at 1:37 AM

Jangan berhenti untuk terus berkarya,semoga kesuksesan senantiasa menyertai kita semua.
keep update!Harga
Nissan Grand Livina Bekas

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. CAR&AUTOnews - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger